![]() |
| Samsung J Prime |
Spek
PROSESORExynos 7870 octa-core 1.6 GHz
GPU
Mali-T830MP2
RAM
3 GB
STORAGE
16 / 32 GB
LAYAR
PLS TFT 5.5 inci (1.920 x 1.080 piksel)
KAMERA
13 MP & 8 MP
BATERAI
3.300 mAh
SISTEM OPERASI
Android 6.0.1
JARINGAN
Dual-SIM 4G
KONEKTIVITAS
Wi-Fi, Bluetooth, GPS
INTERFACE
microUSB 2.0, 3.5mm Jack audio
SENSOR
Fingerprint, accelerometer, proximity
Body elegan berbalut logam
Samsung Galaxy J7 Prime dihadirkan dengan banderol harga yang lebih mahal, yakni Rp3,8 jutaan, lebih mahal ketimbang Samsung Galaxy J7 (2016). Oleh sebab itu, desain yang ditawarkan smartphone ini pun lebih premium ketimbang pendahulunya.
Bodi smartphone ini terlihat mewah dengan balutan material logam. Pada bagian belakang, kamera terlihat tidak menonjol. Di bagian sampingnya, bodinya memiliki lekukan membulat serta di bagian depan smartphone ini mengadopsi layar kaca lengkung 2,5D.
Dari segi layar, Samsung Galaxy J7 Prime memiliki bentang layar yang sama dengan Galaxy J7 (2016) yakni 5,5 inci. Hanya saja perbedaannya terletak pada jenis panel layar yang digunakan. Pada Galaxy J7 (2016) menggunakan layar Super AMOLED, sedangkan Galaxy J7 Prime menggunakan layar hanya PLS TFT.
Layar Super AMOLED jelas lebih baik ketimbang PLS TFT. Kendati demikian, resolusi layar Galaxy J7 Prime sudah Full HD dengan tingkat kepadatan lebih tinggi, yakni 401 ppi.
Kapasitas RAM dan ROM lebih lega.
Tidak ada perbedaan spesifikasi dapur pacu antara Galaxy J7 Prime dengan Galaxy J7 (2016). Keduanya sama-sama menggunakan chipset Exynos 7870 Octa yang dipadukan dengan prosesor octa-core 1,6 GHz Cortex-A53 dan GPU Mali-T830MP2. Hanya saja, Galaxy J7 (2016) memiliki varian prosesor lain yakni Qualcomm MSM8952 Snapdragon 617 octa-core (4x 1,6 GHz Cortex-A53 & 4x 1.0 GHz Cortex-A53) dengan GPU Adreno 405.
Tetapi Galaxy J7 Prime didukung RAM yang lebih besar dengan kapasitas 3 GB dan pilihan memori internal 16 GB atau 32 GB. Sedangkan Galaxy J7 (2016) hanya memiliki RAM 2 GB dan ROM 16 GB.
Dilengkapi sensor fingerprint
Samsung menyematkan fitur keamanan yang tidak dapat ditemukan pada Galaxy J7 (2016), dimana Galaxy J7 Prime telah dibekali fitur keamanan fingerprint. Dengan fitur ini, untuk membuka lockscreen smartphone tidak perlu repot menggunakan password karena cukup menggunakan sidik jari. Selain lebih praktis, fitur ini juga lebih aman. Samsung menyematkan fingerprint sensor pada bagian depan bodi yang terintegrasi dengana tombol Home. Namun sayangnya Galaxy J7 Prime ini tidak memiliki sensor gyroscope.
Kamera 13 MP dan 8 MP
Peningkatan fitur lainnya yang disematkan pada smartphone ini adalah pada sektor fotografinya dimana Samsung mempersenjatainya dengan kamera utama beresolusi 13 MP dan kamera selfie 8 MP. Smartphone ini lebih mumpuni untuk berselfie ria ketimbang Galaxy J7 (2016) yang hanya memiliki kamera selfie beresolusi 5 MP.
https://goo.gl/dctf6r

Komentar
Posting Komentar
Silahkan Komentar untuk bertanya dan menjawab pertanyaan saudara kita